Analisis Sistem Antrian Multi Chanel Single Phase Dalam Penerapan Protokol Kesehatan Pandemi COVID-19 Di Merdeka Walk Medan
DOI:
https://doi.org/10.33379/gtech.v6i1.1249Keywords:
sistem antrian multi chanel single phase, covid-19, merdeka walkAbstract
Antrian umumnya terjadi dimanapun ketika sedang menunggu giliran dalam mendapatkan suatu pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan penerapan model sistem antrian dalam mengoptimalkan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di Merdeka Walk Medan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati dan mencatat antrian yang terjadi pada jam sibuk. Jenis sistem antrian yang diterapkan pada pintu masuk Merdeka Walk adalah jenis antrian model Multi Channel Single Phase atau M/M/s dengan Disiplin pelayanan First In First Out (FIFO). Dari hasil perhitungan dipeoleh rata-rata P0=0.3402, utilitas=0.3317, Lq=0,0033, Wq=0.000136, Ws=0.0143, dan Ls=1.0148.
References
Ferianto, Erin Juni. 2016. Optimasi Pelayanan Antrian Multi Channel (M/M/C) Padastasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sagan Yogyakarta. Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta.
Moleong,Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Banndung: PT Remaja Rosdakarya Offset.
Pinasti, Faura Dea Ayu. 2020. Analisis Dampak Corona Virus Terhadap Tingkat Kesadaran Masyarakat Dalam Penerapan Protokol Kesehatan. Wellness And Healthy Megazine.
Rahayu, Ujiati suci. 2017. Analisis Sistem Antrian Model Multi Phase-Multi Channel Pada Sentra Pelayanan Kios 3 in 1 BBPLK Semarang. Skripsi Universitas Muhammadiyah Semarang.
Suhartina, Sri Indriyanti. 2018. Analisis Sistem Antrian dalam Mengoptimalkan Pelayanan. Skripsi Universitas Islam negeri Alauddin.
Saputro, Arnaz Anggoro, dkk. 2020. Analisis Dampak Covid-19 Terhadap Kesadaran Masyarakat Dalam Penerapan Protokol Kesehatan. Jurnal Creating Productive And Upcoming Sport Education Profesional Hmzanwadi University.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Desi Ratna Sari, Hendra Cipta, Silvia Harleni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








